Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

9 Metode Mengajar Menyenangkan Siswa
Sekolah

9 Metode Mengajar Menyenangkan Siswa 

Bagi ibu dan bapak guru, mempunyai kreatifitas beragam sangatlah penting dalam mengajar. Karena mengajar merupakan penyampaian ilmu dan pengetahuan yang idbutuhkan siswa-siswi. Banyak sekali metode yang bisa diaplikasikan dalam mengajar semisal mengajak siswa-siswi belajar sambil bermain dengan memasukan pelajaran ke dalam sebuah permainan. Adapun berbagai metode mengajar yang bias diaplikasin di sekolah, seperti berikut :

  1. Pingpong
    Pernah dengar belajar dengan teknik pingpong? Di serial ini, pingpong digunakan sebagai pendukung untuk mempelajari hitung-hitungan. Caranya sama dengan permainan bola pingpong, ada yang memukul bola, ada pula yang menerima. Di sini, bolanya berupa pertanyaan. Guru melempar bola (pertanyaan), kemudian siswa menjawab, dan bisa tanya kembali ke siswa seputar topik yang masih berhubungan dengan jawaban yang diberi. Siswa sebagai pemain akan dapat nilai jika mampu menjawab dengan benar. Cara ini akan membuat kelas lebih interaktif dan menyenangkan lho.
  2. Menyanyi dan menari
    Di SMA Ryuzan, belajar Bahasa Inggris diterapkan melalui nyanyian yang disertai dengan gerakan. Dengan adanya gerakan, maka akan mempercepat kemampuan mengingat. Dari lagu Elvis Presley hingga Avril Lavigne, sang guru sudah menggunakan 100 jenis frase yang berbeda. Cara ini terlihat sederhana, namun benar-benar ampuh lho.
  3. Kartu remi
    Biasanya kamu tahu kartu remi digunakan untuk main ramai-ramai dengan teman, kan? Nah, ternyata bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar lho. Jadi, masing-masing kartu remi memiliki nilai yang jika dijumlahkan harus mencapai nilai 364. Nilai kartu A=1, J=11, Q=12, K=13. Misalnya ada 2 siswa dan masing-masing diberi kartu remi. Kemudian, secara bersamaan mengeluarkan kartu. Jika yang keluar pertama adalah J keriting, berarti nilainya 11. Lalu, keluarkan lagi kartu, dan jika dan yang keluar A tempe, itu nilainya 1 dan ditambah yang sebelumnya menjadi 12, begitu seterusnya. Siapa yang duluan selesai menghitung kartu sampai angka 364 akan menjadi pemenang. Cara ini berguna untuk melatih cara berhitung dan melatih kecepatan otak.
  4. Komik
    Apa jadinya ya belajar dengan media komik? Bagi penggila komik pasti senang dengan metode ini. Dalam serial ini, seorang guru Sastra Jepang bernama Akuyatama Ryūuzaburōu menyampaikan materi dengan menggunakan manga. Jika membaca sejarah pada buku biasanya membosankan, ia menggambarkan sejarah lewat gambar dan sudut pandang cerita yang lebih familiar di kalangan anak muda. Tentu saja tanpa mengubah fakta dan garis besar cerita.
  5. Gambar
    Untuk mempelajari materi, siswa diberi buku yang hanya berisi gambar-gambar, tanpa kata-kata. Nah, di sini contohnya adalah belajar salah satu materi Fisika, yaitu gaya gesek. Sang guru menjelaskan sebuah gambar anak kecil yang sedang meluncur dari perosotan dan celananya lepas. Di situlah terjadi proses gaya gesek. Menurutnya, siswa akan lebih mudah mengingat materi yang diajarkan dengan gambar dan mnemonik ini.
  6. Pohon memori
    Cara ini cocok untuk materi yang sifatnya saling berhubungan, diurutkan dari umum ke khusus. Mau hitungan maupun non hitungan, bisa pakai cara ini. Buatlah sebuah pohon yang terdiri dari batang dan akar. Untuk batang, analoginya dengan materi yang akan dibahas. Akar, yaitu hal-hal yang mendukung materi tersebut. Untuk bagian akar, bisa diisi maupun tidak. Nah, jika materi ini ada jenis-jenisnya, maka cabang dari pohon ini diisi dengan jenis. Dan ranting adalah contohnya. Kalau anak cucunya banyak, bisa sampai daun atau buah.
    Dengan menggabungkan antara gambar dan kata-kata, maka akan menyeimbangkan kerja otak kiri dan kanan. Ketimbang harus menghapal mati-matian dari buku, belajar dengan pohon memori ini akan lebih efektif. Jika siswa menggambar pohon tersebut dan menikmatinya, pengetahuan akan lebih meningkat.
  7. Membuat cerita
    Untuk melatih menghapal kata-kata dengan cepat, siswa diberi waktu 15 detik untuk membaca 8 kata dan mengingatnya dalam otak sesuai urutan. Kedelapan kata tersebut di antaranya:
    Nigata
    Kopi
    Kamera
    Notebook
    Telepon
    Taksi
    Air panas
    Monyet

    Kemudian, guru pun menguji siswa dengan menunjuk secara acak dan minta menyebutkan ada kata apa di nomor sekian. Misalnya, “Apa kata ketiga?”, maka jawaban seharusnya adalah kamera. Siswa kewalahan mengingatnya karena harus sama persis dengan urutan. Lalu, guru memberi teknik agar siswa bisa mengingat dengan lebih baik. Ia bercerita dengan menggunakan kata per kata dalam setiap kalimat. Ino-sensei dan 6 siswa melakukan perjalanan ke Nigata. Sambil menunggu kereta, Ino-sensei minum kopi. Begitu kereta tiba, mereka berfoto menggunakan kamera Ichiro-kun. Setelah itu, dengan melihat sebuah notebook, mereka menelepon sebuah penginapan dan menuju ke sana menggunakan taksi. Mereka bermaksud mendapatkan air panas, namun tiba-tiba ada monyet melintas di depan mereka. Dengan cara bercerita, kata-kata di atas akan lebih mudah diingat.
  8. Metode jawaban
    Metode ini cocok untuk soal-soal yang membutuhkan rumus, seperti Matematika, Kimia, dan Fisika. Jadi, siswa diberikan dua lembar kertas. Kertas pertama berisi soal-soal, sedangkan kertas kedua berisi jawabannya (beserta cara pengerjaannya). Caranya, tutup dulu lembar jawaban. Kemudian baca soal kira-kira 3 menit, pahami, dan coba pikirkan jawaban sementara dalam hati. Setelah itu, lihat lembar jawaban, dan pahami dalam-dalam cara penyelesaiannya. Lalu buka kembali lembar soal-soal, coba jawab sendiri di kertas terpisah. Kamu akan terpancing untuk berpikir kritis mencari penyelesaian dari sebuah soal.
  9. Suara lantang
    Metode ini juga bisa dicoba dalam menghafalkan sesuatu tanpa harus menggunakan musik. Cukup baca materi dengan suara lantang dan dibantu dengan gerakan badan. Siswa dapat mempraktikkannya sambil jalan atau lompat. Pada Dragon Zakura, materi yang harus dibaca ditempel di punggung teman yang berada di depannya.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *