Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

6 Jenis Media Pembelajaran Sederhana, Bisa Bantu Siswa Agar Tidak Bosan
Tips n Trick

6 Jenis Media Pembelajaran Sederhana, Bisa Bantu Siswa Agar Tidak Bosan 

Pada proses pembelajaran, peran media sangat dibutuhkan untuk penyampaian materi terhadap siswa. Pengertian media pembelajaran secara umum bisa diartikan sebagai alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan.

Untuk membantu guru menyampaikan materi terhadap siswa ada baiknya menggunkan media sebagai fasilitator. Adapun di era saat ini banyak jenis media yang dapat digunakan saat proses pembelajaran.

  1. Media Audio
    Jenis media pembelajaran audio berfungsi untuk menyalurkan pesan audio dari sumber pesan ke penerima pesan. Media audio berkaitan erat dengan indera pendengaran.
    Dilihat dari sifat pesan yang diterima, media audio dapat menyampaikan pesan verbal (bahasa lisan atau kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi). Contoh media seperti radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa, dan lain-lain.
  2. Media Visual
    Jenis media pembelajaran visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Jenis media pembelajaran visual menampilan materialnya dengan menggunakan alat proyeksi atau proyektor.
    Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam bentuk-bentuk visual. Selain itu fungsi media visual juga berfungsi untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan fakta yang mungkin dapat mudah untuk dicerna dan diingat jika disajikan dalam bentuk visual. Jenis media pembelajaran visual dibedakan menjadi dua yaitu media visual diam dan media visual gerak.
    • Media visual diam
    Foto, ilustrasi, flashcard, gambar pilihan dan potongan gambar, film bingkai, film rngkai, OHP, grafik, bagan, diagram, poster, peta, dan lain-lain.
    • Media visual gerak
    Gambar-gambar proyeksi bergerak seperti film bisu dan sebagainya.
  3. Media Audio Visual
    Jenis media pembelajaran audio visual merupakan media yang mampu menampilkan suara dan gambar. Ditinjau dari karakteristiknya media audio visual dibedakan menjadi 2 yaitu madia audio visual diam, dan media audio visual gerak.
    • Media audiovisual diam
    TV diam, film rangkai bersuara, halaman bersuara, buku bersuara.
    • Media audio visual gerak
    Film TV, TV, film bersuara, gambar bersuara, dan lain-lain.
    Jenis Media Pembelajaran yang Sering Digunakan
  4. Media Serbaneka
    Jenis media pembelajaran serbaneka merupakan suatu media yang disesuaikan dengan potensi di suatu daerah, di sekitar sekolah atau di lokasi lain atau di masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai media pengajaran. Contoh jenis media pembelajaran serbaneka di antaranya adalah papan tulis, media tiga dimensi, realita, dan sumber belajar pada masyarakat.
    • Papan (board) yang termasuk dalam media ini di antaranya papan tulis, papan buletin, papan flanel, papan magnetik, papan listrik, dan papan paku.
    • Media tiga dimensi di antaranya model, mock up, dan diorama.
    • Realita adalah benda-benda nyata seperti apa adanya atau aslinya. Contoh pemanfaatan realit misalnya guru membawa kelinci, burung, ikan atau dengan mengajak siswanya langsung ke kebun sekolah atau ke peternakan sekolah.
    • Sumber belajar pada masyarakat di antaranya dengan karya wisata dan berkemah.
  5. Gambar fotografi
    Gambar fotografi diperoleh dari beberapa sumber, misalnya dari surat kabar, lukisan, kartun, ilustrasi, foto yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut dapat digunakan oleh guru secara efektif dalam kegiatan belajar mengajar dengan tujuan tertentu. Terdapat lima macam gambar fotografi yang harus diperhatikan antara lain:
    • Gambar fotografi itu harus cukup memadai.
    • Gambar-gambar harus memenuhi persyaratan artistik yang bermutu.
    • Gambar fotografi untuk tujuan pengajaran harus cukup besar dan jelas.
    • Validitas gambar, yaitu apakah gambar itu benar atau tidak.
    • Memikat perhatian anak, ini cenderung kepada hal-hal yang diamatinya, misalnya, binatang, kereta api, kapal terbang dan sebagainya.
  6. Peta dan Globe
    Jenis media pembelajaran berikutnya adalah peta dan globe ini berfungsi untuk menyajikan data-data lokasi. Seperti keadaan permukaan (bumi, daratan, sungai sungai, gunung-gunung), dan tempat- tempat serta arah dan jarak. Kelebihan lain dari peta dan globe, dalam kegiatan belajar mengajar adalah:
    • Memungkinkan siswa mengerti posisi dari kesatuan politik, daerah kepulauan dan lain lain.
    • Merangsang minat siswa terhadap penduduk dan pengaruh- pengaruh geografis.
    • Memungkinkan siswa memperoleh gambaran tentang imigrasi dan distribusi penduduk, tumbuh-tumbuhan dan kehidupan hewan, serta bentuk bumi yang sebenarnya.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *