Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

5 Fakta Nadiem Makarim dari CEO menjadi Menteri
Tokoh

5 Fakta Nadiem Makarim dari CEO menjadi Menteri 

Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. (Nadiem Makarim) lahir di Singapura, 4 Juli 1984. Merupakan seorang pengusaha Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo – K.H Mar’uf Amin, yang dilantik pada 23 Oktober 2019. Beliau merupakan pendiri Gojek, sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring yang beroperasi di Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara seperti Singapura, Vietnam dan Thailand. Berikut 5 fakta mantan CEO Gojek:

  1. Lulusan Pasca Sarjana Harvard
    Sehabis menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Singapura, pada tahun 2002 ia mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat. Selain itu beliau sempat mengikuti pertukaran pelajar di London School of Economics. Setelah memperoleh gelar sarjana pada tahun 2006, tiga tahun kemudian ia mengambil pasca-sarjana dan meraih gelar Master of Business Administration di Harvard Business School.
  2. Pernah menjadi konsultan hingga co-founder
    Sebelum bergelar master, Nadiem Makarim kembali ke Indonesia dan bekerja sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company di Jakarta.Selepas bergelar master dari Harvard, pria yang menikah dengan Franka Franklin pada 2014 lalu ini menjadi co-founder dari Zalora. Setelah keluar dari Zalora, Nadiem bekerja di Kartuku sebagai Chief Innovation Officer.
  3. Pendiri Gojek
    Tahun 2011, Nadiem Makarim mulai merintis perusahaannya yaitu Gojek, aplikasi pesan ojek online yang telah berkembang besar di Indonesia. Nadiem tergerak untuk membuat Gojek karena ia sering menggunakan transportasi ojek. Ia juga melihat ada masalah nyata yaitu pengemudi ojek cuma bisa mangkal untuk menunggu penumpang. Padahal, mereka bisa dapat penghasilan banyak jika banjir penumpang.
  4. Menerima penghargaan The Straits Times Asian of the Year
    Tahun 2016 Nadiem menerima penghargaan tersebut dan merupakan orang Indonesia pertama yang sejak pertama kali didirikan pada tahun 2012. Penghargaan Asian of the Year diberikan kepada individu atau kelompok yang secara signifikan berkontribusi pada meningkatkan kesejahteraan orang di negara mereka atau Asia pada umumnya.
  5. Menerima penghargaan Nikkei Asia Prize
    Pada Mei 2019 Nadiem kembali menerima penghargaan, yaitu penghargaan Nikkei Asia Prize ke-24 untuk Inovasi Ekonomi dan Bisnis. Penghargaan diberikan kepada individu atau organisasi yang berkontribusi bagi pengembangan kawasan Asia dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Asia. Nadiem menggandakan hadiah yang diterima menjadi Rp 860 juta untuk donasi pendidikan anak mitra pengemudi Gojek.




Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *